Inspirasi Financial Mastery - Tung Dasem Waringin
Dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang? saya tidak sependapat (Robert T. Kiyosaki)
Sebetulnya orang yang mengatakan bahwa "butuh modal besar untuk menjadi kaya" orang tersebut adalah menipu diri sendiri dan beralasan agar tidak berusaha. Memang betul bila modal kita besar akan lebih mudah untuk memulai usaha. Tapi banyak orang yang kita ketahui bahwa mereka memulai usaha tanpa modal.
Apple Computer dimulai dari garasi, Michael Dell dengan Dell Computer memulai dari kamar kost, Kentucky Fried Chicken mulai dari uang pensiun yang tidak cukup.
Hati kecil kita tahu bahwa kita pernah membaca, kita pernah mendengar dan kita pernah melihat orang-orang di lingkungan kita yang kita ketahui menjadi kaya mulai dari NOL atau bahkan minus. Tetapi mereka sukses tentu dengan jalan yang tidak mudah dan mereka berhasil menaklukan kendala yang paling besar yaitu rasa malas.
Orang cenderung menutupi rasa malas dengan alasan sibuk. Mereka sibuk dan tetap sibuk karena itu salah satu cara untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka hadapi. Ada orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, sibuk bermain golf, sibuk belanja ke mall, padahal di dalam hati mereka ingin menghindari hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk kemalasan yang paling umum. Yang menjadi ukuran malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati mereka, tetapi mereka hindari.
Untuk menjadi berhasil, sukses, kaya, tentu harus ada pengorbanan yang kita keluarkan, waktu, tenaga, pikiran, kesenangan bahkan uang sekalipun. Kita selalu mengajukan pertanyaan yang salah saat ingin memulai sesuatu :
"Nanti jangan-jangan bangkrut?"
"Kalau rugi bagaimana"
"Kalau gagal bagaimana?"
Pertanyaan itu tidak adil, Why? Karena semua mungkin bangkrut, mungkin gagal, mungkin rugi, mungkin ditolak, mungkin dicemooh, mungkin dihina dan segala kemungkinan pasti muncul. Dengan pertanyaan itu membuat orang takut untuk memulai, takut untuk berhasil, takut untuk mencoba.
Pertanyaan yang benar dan perlu kita tanamkan dalam benak kita adalah :
"Ruginya apa bila saya tidak bertindak sekarang?"
"Untungnya apa bila saya bertindak sekarang?"
Tentunya untuk membantu memperbesar kemungkinan keberhasilan kita harus membuat pertanyaan yang akan memacu kita untuk memulai sebuah keberhasilan :
"Siapa yang sudah berhasil di bidang yang kita inginkan saat ini?"
"Bagaimana saya bisa bekerja untuk belajar kepada yang bersangkutan?"
"Kapan saya akan belajar?" Apa yang harus saya pelajari atau saya ketahui atau harus bekerjasama kepada siapa untuk memperbesar kemungkinan berhasil?"
Jika mempunyai hasrat untuk menjadi kaya kita harus fokus, fokus dan fokus. Bila kita sedang malas bayangkan, dengarkan dan rasakan penderitaan yang amat sangat dengan detail dan emosional bila kita bermalas-malasan atau tidak melakukan hal-hal yang penting. Kemudian bayangkan, dengarkan dan rasakan kenikmatan yang amat sangat secara detail dan emosional bila kita sudah memulai rajin dan melakukan hal-hal yang penting. Penderitaan dan kenikmatan itu bukan dirasakan sekarang tetapi 1 tahun kedepan, 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan bahkan 20 tahun kedepan.
Jadi tunggu apalagi, mari kita mulai dari sekarang, saat ini juga.
klik banner disamping untuk memulai belajar sesuatu yang penting, yu mulai di dBC-network sebagai awal meraih sukses
atau kunjungi www.smart-plan.tk

setujuuuu, malas emang musuh utama, no pain no gain kata orang jawa hehehe..
BalasHapussukses ya mas Tatay...
www.mymakeover101.com
sangat setuju sekali #tidakBisaMelanjutkanDenganTulisan :D
BalasHapus